Widya Wisata Gebyar Perbenihan 2014 di Blitar

LAPORAN PELAKSANAAN WIDYA WISATA
”WORKSHOP DAN GEBYAR PERBENIHAN TANAMAN PANGAN
DAN HORTIKULTURA 2014” DI KABUPATEN BLITAR

I. PELAKSANAAN
Hari / tanggal : Rabu / 24 September 2014
Jam : 08.00 – selesai
Tempat : Desa Bendosewu, Talun, Blitar
Pelaksana : UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT PSBTPH) Jawa Timur
Peserta : – Dinas Pertanian Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur
– Penangkar Benih, Gapoktan, Pelaku Usaha Perbenihan, Penyuluh Pertanian, dan Pengawas Benih
– Dinas Jawatan / Instansi terkait

II. KEGIATAN
Workshop dan Gebyar Perbenihan 2014 dibuka secara resmi oleh Bupati Blitar Bapak Harry Nugroho, SH., MM. Selain peragaan varietas di lapang juga dilakukan talkshow yang diikuti oleh siswa SMK dan mahasiswa Fakultas Pertanian serta peserta Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT). Gebyar Perbenihan dapat digunakan sebagai media diseminasi dan penyampaian informasi kemajuan perbenihan kepada seluruh pihak terkait baik pelaku utama, pelaku usaha maupun dinas/instansi tentang pertanian.
Beragam varietas diperagakan di lapang dengan menggelar varietas terkini yang dihasilkan oleh lembaga pemerintah maupun swasta. Komoditas terdiri dari tanaman pangan (padi, jagung, kedelai) dan hortikultura (bawang merah, cabai besar, cabai rawit, tomat, timun, melon, kacang panjang, dll). Keragaan tanaman pada gelar varietas tersebut sangat baik dan pengaturan lokasi tanaman diatur sangat rapi.
Gebyar perbenihan sekaligus sebagai widya wisata diikuti oleh 9 penyuluh pertanian BPK Krian dan 6 penyuluh pertanian BPK Balongbendo membawa serta 5 Pengurus Poktan dan Gapoktan. Harapan dari pelaksanaan kegiatan yaitu dapat meningkatkan pengetahuan petani pentingnya penggunaan benih unggul bersertifikat serta meningkatkan akses petani terhadap informasi pasar, teknologi dan sarana-prasarna produk pertanian khusunya benih maupun obat-obatan. Petani juga diharapkan dapat mengikuti perkembangan teknologi pertanian terkini dan dapat mengaplikasikan teknis budidaya yang tepat pada lahan yang diolahnya.

III. KESIMPULAN
– Petani mulai terbuka wawasannya akan perkembangan teknologi pertanian terkini dengan melihat secara langsung melalui widya wisata.
– Petani dapat meningkatkan akses sarana-prasarana pertanian khusunya benih unggul bersertifikat.
– Perlu adanya widya wisata atau kunjungan lapang ke daerah lainnya guna menambah pengetahuan petani akan perkembangan informasi teknologi pertanian dalam keadaan yang sesungguhnya.

DSC03130

DSC03205

DSC03249

DSC03234

DSC03264

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s